English | Lihat PDF

Taman Nasional Kepulauan Wakatobi
Menyelamatkan Salah Satu Sistem Terumbu Karang Tunggal Terbesar di Dunia

Wakatobi shore ©Peter Mous/The Nature ConservancySama halnya seperti banyak kawasan laut lainnya di Indonesia, habitat karang yang beraneka ragam di Wakatobi terancam oleh kegiatan penangkapan berlebih dan penangkapan ikan yang merusak. Untuk mengatasi masalah ini, The Nature Conservancy dan the World Wildlife Fund (WWF) bekerja bersama dengan Balai Taman Nasional Kepulauan Wakatobi merancang kembali rencana pengelolaan dan sistem zonasi taman nasional.

Menetapkan pondasi, Bekerja sama dengan mitra. The Conservancy berkonsultasi dengan berbagai stakeholder, termasuk dengan Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Kehutanan, pemerintah kabupaten setempat, masyarakat, dan para pengguna sumberdaya.

Pada tahun yang akan datang, the Conservancy dan WWF akan bekerja dengan Balai Taman Nasional Kepulauan Wakatobi melakukan survei ilmiah sumber daya alam di taman nasional, meningkatkan kesadaran mengenai peran penting kawasan perlindungan laut dalam pembangunan yang berkelanjutan dan perlindungan keragaman hayati, serta membangun dukungan masyarakat untuk pengelolaan kawasan perlindungan laut secara bersama (kolaboratif ). Pada saat yang sama, the Conservancy akan melakukan berbagai upaya untuk mengurangi kegiatan penangkapan ikan yang merusak. Kami juga akan mengembangkan kemampuan polisi hutan dan LSM setempat dengan pelatihan pengelolaan kawasan perlindungan laut, pemantauan dan pengamanan kawasan, penggunaan sumberdaya yang berkelanjutan, serta perlindungan daerah pemijahan ikan.

Strategi utama kami adalah melindungi sumberdaya terumbu karang di Wakatobi dengan membangun suatu jaringan kawasan perlindungan laut yang tangguh yang terhubung oleh arus lautan dan dirancang untuk melestarikan keragaman hayati yang penting di kawasan-kawasan itu untuk menghadapi ancaman lokal dan global terhadap terumbu karang. Strategi ini juga akan mendukung mata pencaharian penduduk setempat dengan memulihkan kembali stok ikan dan menyediakan kesempatan kerja baru melalui pariwisata yang berkelanjutan. Dengan melibatkan masyarakat, berfokus pada pengelolaan bersama sebagai strategi kunci, dan membangun dasar yang sah untuk zonasi kawasan dan penegakan hukum, memastikan bahwa kegiatan pelestarian di Wakatobi berkelanjutan secara lingkungan, sosial dan ekonomi.

Melukiskan Keberhasilan. Tujuan jangka panjang kami adalah: 1) mempertahankan keragaman hayati di Wakatobi pada tingkat di tahun 2003 dan menyumbang pada keberlanjutan perikanan setempat dalam jangka panjang; 2)memastikan Taman Nasional Kepulauan Wakatobi mencapai pembiayaan secara tetap melalui sumber pendanaan yang berkelanjutan; dan, 3) menciptakan sebuah jaringan kawasan perlindungan laut yang tangguh dan saling mengisi, bertumpu di Wakatobi, untuk memastikan perlindungan terumbu karang kawasan tersebut yang penting secara global.

Wakatobi merupakan singkatan untuk empat pulau utama Wangi- Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko, yang bersama-sama dengan pulau-pulau kecil lainnya membentuk kepulauan Tukang Besi, di ujung Tenggara Pulau Sulawesi. Terkenal oleh para penyelam dengan taman terumbu karangnya yang luar biasa indah, Wakatobi yang luas daratan dan lautnya sebesar 3,4 juta acre ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 1996. Wakatobi adalah salah satu prioritas tertinggi untuk pelestarian laut di Indonesia karena keragaman jenisnya, kondisi terumbunya, serta kesempatannya untuk melindungi fungsi bentang laut yang luas.